Tampilkan postingan dengan label Managemen Keperawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Managemen Keperawatan. Tampilkan semua postingan

10/25/2017

MANAGEMEN ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL



MANAGEMEN ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL
( MAKP )

I. KEPALA RUANGAN
Seorang perawat profesional yang diberi wewenang dan tanggung jawab dan mengelola kegiatan pelayanan perawatan di satu ruang rawat.

Tugas Pokok
Mengawasi dan mengendalikan kegiatan pelayanan Keperawatan di ruang rawat yang berada di wilayah tanggung jawabnya.

Uraian Tugas
1. Melaksanakan fungsi perencanaan, meliputi :
  • Merencanakan jumlah dan kategori tenaga perawatan serta tenaga lain sesuai kebutuha
  •  Merencanakan jumlah jenis peralatan perawatan yang diperlukan sesuai kebutuhan.
  • Merencanakan dan menetukan jenis kegiatan/asuhan keperawatan yang akan diselenggarakan sesuai kebutuhan pasien.
2. Melaksanakan fungsi penggerakan dan pelaksanaan, meliputi :
  • Mengatur dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan pelayanan ruang rawat.
  • Menyusun dan mengatur daftar dinas tenaga perawatan dan tenaga lain sesuai kebutuhan dan ketentuan atau peraturan yang berlaku.
  • Melaksanakan program orientasi kepada tenaga perawatan baru atau tenaga lain yang akan bekerja diruang rawat.
  • Memberi pengarahan dan motivasi kepada tenaga perawatan untuk melaksanakan asuhan keperawatan sesuai ketentuan/standar.
  • Mengkoordinasikan seluruh kegiatan yang ada dengan cara bekerja sama dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan di ruang rawat.
  • Mengadakan pertemuan berkala dengan pelaksana perawatan dan tenaga lain yang berada diwilayah tanggug jawabnya.
  • Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang perawatan antara lain melalui pertemuan ilmiah.
  • Mengenal jenis dan kegunaan barang/peralatan serta mengusahakan pengadaannya sesuai kebuthan pasien agar tercapai pelayanan yang optimal.
  • Menyusun permintaan rutin meliputi kebutuhan alat, obat dan bahan lain yang diperlukan diruang rawat.
  • Mengatur dan mengkoordinasikan pemeliharaan peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai.
  • Mempertangungjawabkan pelaksanan inventarisasi peralatan.
  • Melaksanakan program orientasi kepada pasien dan keluarganya, meliputi penjelasan tentang peraturan rumah sakit, tata tertib ruangan, fasilitas yang ada cara penggunaannya serta kegiatan rutin sehari-hari di ruangan.
  • Mendampingi dokter selama kunjungan keliling (visite dokter) untuk pemeriksaan pasien dan mencatat program pengobatan, serta menyampikan kepada staf untuk melaksanakannya.
  • Mengelompokan pasien dan mengatur penempatannya di ruang rawat menurut tingkat kegawatannya, infeksi dan non infeksi untuk memudahkan pemberian asuhan keperawatan.
  • Mengadakan pendekatan kepada setiap pasien yang dirawat untuk mengetahui keadaanya dan menampung keluhan serta membantu memecahkan masalah yang dihadapinya.
  • Mejaga perasan pasien agar merasa aman dan terlindungi selama pelaksanaan pelayanan perawatan berlangsung.
  • Memberi penyuluhan kesehatan terhadap pasien atau keluarga dalam batas kewenangan.
  • Menjaga perasaan petugas agar merasa aman dan terlindungi selama pelaksanaan pelayanan perawatan berlangsung.
  • Memelihara dan mengembangkan sistem pencatatan dan pelaporan asuhan keperawatan dan kegiatan lain yang dilakukan secara tepat dan benar. Untuk tindakan perawatan selanjutnya.
  • Mengadakan kerjasama yang baik dengan kepala ruang yang lain, seluruh kepala bidang, kepala bagian, kepala instalasi dan kepala unit di RS.
  • Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik antara petugas, pasien dan keluarganya, sehingga memberikan ketenangan.
  • Meneliti pengisian formulir sensus harian pasien ruangan.
  • Memeriksa dan meneliti pengisian daftar permintaan makanan berdasarkan macam dan jenis makanan pasien, kemudian memeriksa dan meneliti ulang saat penyajian sesuai dengan diitnya.
  • Memelihara buku register dan berkas catatan medik.
  • Membuat laporan harian dan bulanan mengenai pelaksanaan kegiatan asuhan keperawatan, serta kegiatan lain di ruang rawat.
3. Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian dan penilaian meliputi :
  • Mengawasi dan menilai pelaksanaan asuhan keperawatan yang telah ditentukan.
  • Melaksanakan penilaian terhadap upaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan di bidang perawatan.
  • Mengawasi dan mengendalaikan pendayagunaan peralatan perawatan serta obat-obatan secara efektif dan efisien,
  • Mengawasi pelaksanaan sistem pencatatan dan pelaporan kegiatan asuhan keperawatan serta mencatat kegiatan lain di ruang rawat.
II. PERAWAT PRIMER
Seorang perawat profesional yang diberi wewenang dan tanggung jawab dan memberikan pelayanan perawatan sebagai pelaksana di satu ruang rawat.

Tugas Pokok
Melaksanakan kegiatan pelayanan Keperawatan di ruang rawat yang berada di wilayah tanggung jawabnya.

Uraian Tugas
1.
 Menerima pasien dan mengkaji kebutuhan pasien secara komprehensif.
2.
 Membuat tujuan dan rencana keperawatan.
3.
 Melaksanakan rencana yang telah dibuat selama praktek bila diperlukan.
4.
 Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan pelayanan yang diberikan oleh disiplin ilmu
     lain maupun perawat lain.
5.
 Mengevaluasi keberhasilan asuhan keperawatan.
6.
 Melakukan rujukan kepada pekerja sosial, kontak dengan lembaga sosial di masyarakat
7.
 Membuat jadwal perjanjian klinik.
8.
 Mengadakan kunjungan rumah bila perlu.
9.
 Bertanggung jawab penuh selama 24 jam terhadap asuhan keperawatan pasien mulai dari
      pasien masuk sampai keluar rumah sakit.
10. Mengikuti timbang terima
11. Menerima pasien dan mengkaji kebutuhan pasien secara komperhensif
12. Membuat tujuan dan rencana keperawatan.
13. Melaksanakan rencana yang telah dibuat selama ia dinas.
14. Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan pelayanan yang diberikan oleh disiplin lain
      maupun perawat blain.
15. Mengevaluasi keberhasilan yang dicapai.
16. Menerima dan menyesuaikan rencana.
17. Menyiapkan penyuluhan untuk pulang.
18. Melakukan rujukan kepada pekerja sosial, kontak dengan lembaga sosial di masyarakat.
19. Membuat jadual perjanjian klinik.
20. Mengadakan kunjungan rumah.
21. Melaksanakan sentralisasi obat.
22. Mendampingi visite.
23. Melaksanakan ronde keperawatan bersama dengan kepala ruangan dan perawat associate.
24. Melaporkan perkembangan pasien kepada kepala ruangan.

III. PERAWAT ASOSIATE
Seorang perawat yang diberikan wewenang dan ditugaskan untuk memberikan pelayanan keperawatan langsung kepada klien.

Tugas Pokok
1.  Memberikan perawatan secara langsung berdasarkan proses keperawatan dengan sentuhan
     kasih sayang.
  • Melaksanakan tindakan perawtan yang telah disususun.
  • Mengevalusai tindakan keperawatan yang telah diberikan.
  • Mencatat dan melaporkan semua tindakan perawatan dan repons klien pada catatan perawatan.
2.  Melaksanakan program medik dengan penuh tanggung jawab.
  • Pemberian obat.
  • Pemeriksaan laboratorium.
  • Persiapan klien yang akan dioperasi.
3.  Memperhatikan keseimbangan kebutuhan fisik , mental, dan spiritual dari klien, :
  • Memelihaara kebersihan klien dan lingkungan.
  • Mengurangi penderitaan klien dengan memberi rasa aman, nyaman dan ketenangan.
  •  Pendekatan dengan komunkasi terapiutik.
4.  Mempersiapkan klien secara fisik dan mental untuk menghadapi tindakan perawatan dan
     pengobatan serta diagnostik..
5.  Melatih klien untuk menolong dirinya sendiri sesuai kemampuannnya.
6.  Memberi pertolongan segera pada kien gawat atau sakaratul maut.
7.  Membantu kepala ruangan dalam ketatalaksaaan ruangan secara administratif.
  • Menyiapkan data klien baru, pulang atau meninggal.
  • Sensus harian dan formulir.
  • Rujukan atau penyuluhan PKMRS.
8.  Mengatur dan menyiapkan alat-alat yang ada diruangan.
9.  Menciptkan dan memelihara kebersihan, keamanan, kenyamanan dan keindahan ruangan.
10. Melaksankan tugas dinas pagi/sore/malam secara bergantian.
11. Memberi penyuluhan kesehatan kepada klien sehubungan dengan penyakitnya.
12. Melaporkan segala sesuatu mengenai keadaan klien baik lisan maupun tertulis.
13. Membuat laporan harian.
14. Mengikuti timbang terima.
15. Mengikuti kegiatan ronde keperawatan.
16. Melaksanakan rencana keperawatan yang dibuat oleh perawat primer
17. Berkoordinasi dengan perawat associate yang lain dan perawat primer.
18. Melakukan evaluasi formatif.
19. Pendokumentasian tindakan dan catatan perkembangan pasien.
20. Melaporkan segala perubahan yang terjadi atas pasien kepada perawat primer.

10/24/2017

PENGORGANISASIAN DAN PENGELOLAAN SDM DI BIDANG KEPERAWATAN



PENGORGANISASIAN DAN PENGELOLAAN SDM
DI BIDANG KEPERAWATAN

             Pelayanan Keperawatan  merupakan pelayanan yang diberikan dalam waktu 24 jam dan terus –menerus  . Untuk meningkatkan   kualitas dan kuantitas pelayanan yang baik maka perlunya suatu perencanaan,pengelolaan sumber daya  manusianya secara menyeluruh dan terintegrasi
             Hakekat ketenagaan;  merupakan proses mobilisasi potensi,proses motivasi dan proses pengembangan sumber daya manusia merupkan kepuasan hasili hasil karyanya sehingga menghasilkan ercapainya tujuan organisasi,individu maupun organisasi dan komuniti dimana semua itu dipengaruhi falsafah yang dianut pimpinan keperawatan        

A.Fungsi Manajemen dalam mempersiapkan ketenagaan

1)      Menjamin cukup tersedia tenaga trampil dan profesional untuk memenuhi tujuan organisasi
2)      Berbagai tanggung jawab untuk rekrutmen staf
3)      Merencanakan & menstruktur aktivitas wawancara yang cocok.
4)      Menggunakan tehnik yang meningkatkan validitas & reliabilitas proses wawancara.
5)      Menggunakan tehnik pengetahuan tentang persyaratan wawancara & seleksi untuk menjamin kejujuran organisasi dalam penerimaan tenaga
6)      Mengembangkan kriteria untuk seleksi
7)      Menggunakan pengetahuan tentang kebutuhan organisasi & kemampuan karyawan untuk membuat keputusan penempatan.
8)      Menginterpretasikan informasi yang ada dalam buku pegangan / peraturan karyawan
9)      Berpartisipasi secara aktif dalam orientasi karyawanMenjamin cukup tersedia tenaga trampil dan profesional untuk memenuhi tujuan organisasi.
10)      Berbagai tanggung jawab untuk rekrutan staf.
11)      Merencanakan & menstruktur aktivitas wawancara yang cocok.
12)      Menggunakan tehnik yang meningkatkan validitas & reliabilitas proses wawancara.
13)      Menggunakan tehnik pengetahuan tentang persyaratan wawancara & seleksi untuk menjamin kejujuran organisasi dalam penerimaan tenaga
17)      Mengembangkan kriteria untuk seleksi
18)      Menggunakan pengetahuan tentang kebutuhan organisasi & kemampuan karyawan untuk membuat keputusan penempatan.
19)      Menginterpretasikan informasi yang ada dalam buku pegangan / peraturan karyawan
20)      Berpartisipasi secara aktif dalam orientasi karyawa

B. Tanggung jawab dalam ketenagaan

1)      Menentukan jumlah, dan macam tenaga yang dibutuhkan untuk memenuhi rencana yang terkait dengan keuangan & manajemen asuhan pasien yang dipilih.
2)      Rekrutmen, wawancara, seleksi & penugasan berdasarkan pada jobdesc & standar kinerja yang dibuat.
3)      Menggunakan sumber-sumber organisasi untuk perkenalan / orientasi tenaga baru
4)      Memastikan bahwa setiap karyawan tersosialisasi dengan baik tentang nilai-nilai organisasi & norma unit / bangsal.
5)      Mengembangkan program pendidikan staf yang akan membantu memenuhi tujuan organisasi
6)      Gunakan jadwal yang kreatif & fleksibel berdasarkan kebutuhan asuhan pasien untuk meningkatkan produktifitas & retensi tenaga

 C. Mengumpulkan Data Kepegawaian

INPUT
PROSES
OUTPUT
ü Maksud &    Tujuan
ü  Sasaran
ü  Tabel organisasi
ü  Penilaian kinerja
ü  Deskripsi tugas
ü  Statistik tenaga
ü  Gabungan pekerja
ü  Ketrampilan
ü  Sistem klasifikasi pasien
ü  Ramalan sensus pasien
ü  Rekruitmen
ü  Penilaian
ü  Seleksi
ü  Penerimaan
ü  Orientasi
ü  Penjadwalan
ü  Penugasan
ü  Pengembangan
ü  Mutasi,rotasidan retention ,
ü  Daftar nama karyawan
ü  Daftar gaji
ü  Bagan orientasi
ü  Jadwal tugas kerja / libur
ü  Poster penugasan
ü  Rasio beban kerja / keseimbangan staf
ü  Ketidakhadiran staf secara minimal
ü  Pemanfaatan & pekerja lembur
ü  Calon-calon berkualitas untuk posisi

D. Mengumpulkan data tenaga keperawatan

INPUT
PROSES
OUTPUT
Data dari :
ü  Arsip personalia
ü  Wawancara
ü  Ev. Prestasi
ü  Cat. Konseling
ü  Cat. Kedisiplinan
ü  Kehadiran & pergantian
ü  Cat. Pendidikan
ü  Jabatan yang sama
ü  Lap. kelayakan

Pemrosesan data :
ü  Wawancara
ü  Diskusi dengan pasien
ü  Observasi kerja karyawan
ü  Konsultasi dengan teman sekerja
ü  Perbandingan statistik regional / nasional

Hasil dr pemrosesan data :
ü  Angka senioritas
ü  Latar belakang pendidikan
ü  Latar belakang pengalaman
ü  Bakat keahlian
ü  Cat. Kehadiran & pergantian
ü  Tk. Ketrampilan
ü  Kemampuan sos
ü  Kepekaan +/-



Pengelolaan Ketenagaan ( Gillies)
1)      Klasifikasi pasien
2)      Penetapan kebutuhan staf
3)      Rekrutmen
4)      Seleksi
5)      Orientasi
6)      Penjadwalan
7)      Penugasan
8)      Memperkecil absensi staf
9)      Penurunan pergantian staf
10)  Pengembangan staf

Sedangkan Pengelolaan Ketenagaan Bidang Keperawatan meliputi
1)      Rekrutmen tenaga dan seleksi
2)      Orientasi dan penempatan staf
3)      Pengembangan staf
4)      Promosi, Rotasi, Mutasi
5)      Sistim penugasan
6)      Pengaturan dinas
7)      Penurunan Turn Over Staf
8)      Penilaian kinerja staf

Peran dan fungsi dalam ketenagaan :
1)      Fungsi stafing tahap awal  meliputi:
a.       Rekrutmen
b.      Seleksi
c.       Orientasi dan penempatan
d.      Pengembangan karier
2)      Memenuhi kebutuhan sosialisasi dan kependidikan staf untuk membangun Tim
3)      Kebutuhan Stafing dan kebijakan penjadwalan


to be continue.............